Jumat, 20 Mei 2016

Rencana nulis

Aku berencana nulis berat, biar sewaktu-waktu bisa dikilokan.. haha oposeh.

Jadi dari mind mapping saya tadi siang, saya berniat nulis tentang kegenitan intelektual advokasi dalam konflik horisontal. Jadi itu gimana? Tunggu tulisan saya. Wkwkwk koyo ono sing bakal moco.

Ini menarik ya btw, karena advokasi dan relawan itu beda tipis, walau sama-sama terlihat turun ke masyarakat. Advokasi/kampanye sering kali hanya berkepentingan dalam mengawal satu issue tertentu, bahkan sering kali memperkeruh suasana karena kurang fleksibel, sedangkan relawan fokusnya mengembalikan kelompok masyarakat yang mengalami gagal fungsi dasar (tidak bisa memenuhi kebutuhan sandang dan pangan) agar bisa kembali mandiri lagi seperti sebelum ada konflik.

Well, keywoardnya di situ. Jadi kalau ada dua kelompok masyarakat yant bentrok, dan apalagi mereka satu kampung dan masih satu saudara, apapun issue yang diangkat dalam konflik itu, kedua kelompok masyarakat tersebut adalah korban, yaitu korban keterbatasan informasi. Dan yang perlu dibantu segera adalah mereka yang mengalami kegagalan fungsi, jadi ga bisa makan, rumah ga ada, anak-anaknya ga bisa sekolah, dsb. Kalo ada kegagalan fungsi seperti itu, tanpa lagi cari-cari kenapa konflik itu terjadi, ya kewajiban kita menolong, agar masyarakat itu segera bisa bangkit lagi. Itu tindakan jangka pendek. Dalam jangka panjang yaitu rekonsiliasi kedua kelompok masyarakat yang berkonflik itu. Intinya hati-hati kalau mau masuk ke konflik horisontal, jangan sampe karena kegenitan intelektual kita, kita malah memperkeruh keadaan krn fokus mempertahankan (bahkan memblow up) issue tertentu.  Ini bisa diterapkan untuk memahami konflik di sampang atau bahkan di rembang. Intinya ada pihak yang kepentingannya terancam dan dia yang punya informasi lebih dan modal sosial tentu saja lebih mudah mengakomodir massa.

Do you read? Lanjut besok ya tulisan yang bener dan runtut. Aku sibuk, capek ngantuk bgt nih hahaha alay nann. but still I miss you.

Nih tak kasih mind mappingku, harusnya ada kamu di sana.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar