Semoga malam ini kamu benar-benar berhenti memikirkanku.
Karena aku tau rasanya merindu dalam jarak dan kebekuan atas ego sendiri itu menciptakan nyeri yang tak mengenakkan.
Semoga malam ini, kamu berhenti mencintaiku atau memilih menyudahi ketakutanmu untuk mengecewakanku.
Semoga kamu tak peduli lagi aku menunggu kedatangmu, karena ditunggu membuat kita semakin ragu melangkah.
Kekasih, jika mengingatku menghambatmu, melangkahlah, sejauh-jauh inginmu, sebebas-bebas anganmu.
Jiwamu yang kucintai, tak seharusnya terpenjara sedikitpun oleh keinginanku untuk memilikimu.
Bermimpilah setinggi-tinggi fisik dan akalmu bisa jangkau. Mungkin manusia lain atau manusia-manusia lain lebih membutuhkanmu. Anggaplah aku tak pernah menunggumu.
Namun, seketika kamu ingin memulangkan rindu, pulangkanlah. Sepandai-pandai kamu menutupi segalanya, aku kira aku memiliki firasat, sudah kutangkap warnamu, aromamu, ronamu. Aku menerimanya. Tak perlu kau minta maaf. Aku menerimanya. Aku menerimanya selama kamu tidak merasakan nyeri merindu.
Jaga kondisi sayangku. Mimpimu butuh banyak asupan gizi dan istirahat yang cukup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar