Selasa, 26 Juli 2016

Dia Begitu

Pada yang Kaukejar aku akan berkata,
"Mungkin dia hanya sementara."
Pada yang Kaukejar aku akan berkata,
"Dia memang begitu. Menyebalkan."
Pada yang Kaukejar aku akan tegaskan, "Dia memang Kurang Ajar!"
"Dia Menanam rindu, membuat akarnya menancap dalam, lalu membawanya dalam kegelapan, tak membiarkannya mendapat matahari dan hujan."
Pada yang Kaukejar aku akan berkata, "Jangan-jangan Dia akan pergi juga tanpa kata seperti dia pergi saat...."

Ah sudahlah
Aku pun tak sungguh-sungguh mengejar Cintaku
Aku tak pernah sungguh-sungguh mengejar mimpiku
Aku pun tak pernah benar-benar utuh memahami perjuangan atas keyakinanku.

Kau begitu, Memang
Aku begini, Selalu.

Pada yang Kaukejar aku akan jelaskan,
"Mungkin kami hanya bertemu pada waktu yang salah.
Mungkin dia lupa dia menanam apapun yang kupeluk saat ini."
Pada yang Kaukejar aku akan jelaskan,
"Mungkin dia lelah karena aku tak segera berkembang."
Pada yang Kaukejar, apapun itu, Aku akan jelaskan,
"Dia selalu punya alasan, kedatangannya dan kepergiannya selalu punya alasan. Hanya saja aku belum tahu dan mungkin tak akan tahu."

Pada yang Kaukejar aku akan yakinkan,
"Dia memang begitu, terimalah kedatangannya apapun bentuknya. Karena di sini aku merindukannya."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar