Kamis, 02 Juni 2016

Distraksi

Aku sedang hectic banget, kerjaan seperti tidak ada habisnya. Aku bahagia dan bersyukur Allah memberi kepercayaan seperti ini. Sebuah tanggungjawab yang tidak kecil dan menuntut stamina dan pikiran yang bugar. Sebulan sudah terlewati dengan pekerjaan dari pagi hingga malam. Sebualn ke depan sepertinya tidak ada bedanya, Aku mungkin akan lebih sibuk dan pekerjaan lebih hebat akan segera menantang. Aku seharusnya menyiapkan itu semua, tidak ada yang boleh dikecewakan oleh kinerjaku. Aku harus mampu memenuhi harapan orang-orang yang telah memberiku kepercayaan. Aku harus mampu memenuhi standardku sendiri.

Namun, dengan bodohnya aku teringat kamu dan menyempatkan diri untuk melihat foto-fotomu. Aku mendadak melemah. Aku tidak habis pikir kenapa ada orang seperti kamu. Aku tidak habis pikir kenapa aku terus merindu. Aku tidak habis pikir kenapa aku diperlakukan seperti itu.

Sudah begitu saja yang ingin kularikan dari pikiranku hari ini. Aku masih mencintaimu. Masih dan selalu. Semoga harimu indah. Ohya aku bermimpi semalam kamu memberi kabar. Kapan itu bisa terjadi, Bung? Empat bulan lagi bukan? Ah tidak lama. Aku akan menunggu!

Selamat hari jumat sayangku, sehat selalu, dan jangan lupa sholat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar