Selasa, 10 April 2018

Bersama

Mereka yang berjalan bersama, memilih menempuh ribuan kilometer atau menyulam jutaan kenangan bersama, apakah mereka benar-benar dipertemukan oleh mimpi yang sama?
Ataukah ada salah satu yang mengorbankan mimpinya untuk mewujudkan mimpi salah satu yang lainnya? Atau bergantian untuk membantu mewujudkan mimpi salah satunya?

Apakah ketika Mereka sepakat untuk berjalan menjadi Kita lalu dalam sekejap Aku seharunya lebur begitu saja? Tidak adakah atau tidak boleh adakah perjuangan Aku tetap menjadi Aku dalam Kita dengan tetap merayakan sebuah Kita?

Bagaimana sebenarnya konsep bersama ini? Apakah ada bersama yang tulus? atau sejatinya semua kebersamaan, bagaimana pun adalah tentang kesepakatan transaksional yang mudah saja terganti ketika seseorang tidak bisa memenuhi syarat dan kondisi yang telah disepakati di awal untuk menjelma Kita?

Apakah ada bersama tanpa syarat?
Apakah ada bersama tanpa harus saling membunuh mimpi atau salah satu dengan rela membunuh mimpinya?
Apakah lalu tidak cukup mimpi mereka berdua sehingga harus dipertimbangkan mimpi-mimpi orang lain?

Apakah bersama selalu seberisik ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar